KH Maimoen Zubair Sarang Rembang Jawa Tengah (akrab disapa Mbah Moen) pernah berkata, 


“Di dalam Kitab Tarikh Muhammadur Rasulullah dijelaskan bahwasanya Rasulullah Saw awal sakit beliau di hari Rabu terakhir di bulan Shofar yang kita sebut hari arba mustamir (Rabu Wekasan-red). Lebih dari 12 hari berturut-turut beliau sakit dan akhirnya pada tanggal 12 Robi’ul Awwal beliau wafat.

Dan di awal hari beliau sakit yaitu hari Rabu terakhir di bulan Shofar, Rasululllah pernah berpesan kepada Sayyidina Abu Bakar untuk ummat:


“Bersegeralah bershadaqoh, karena bala dan musibah tidak bisa mendahului shadaqoh terutama bershadaqoh kepada anak yatim dan orang faqir.”


Besok adalah Rebo Wekasan, Rabu terakhir (wekasan) di bulan Shafar. Sebagian orang ahli makrifat termasuk orang yang ahli mukasyafah mengatakan setiap tahun Allah menurunkan bala (bencana) yang berjumlah 320.000. Kesemuanya diturunkan pada hari Rebo yang terakhir di bulan Shafar. Maka dianjurkan hari itu shalat 4 rakaat dengan 2 salam.


Mbah Maimoen Zubair pada setiap malam Rebo Wekasan (Arba Mustamir/Rabu terakhir di bulan Shofar) selalu melaksanakan shalat sunnat 4 roka’at sebagaimana seperti shalat Isya (pakai tahiyyat awwal) dan sebahagian ulama mengatakan boleh 4 roka’at dengan 2× salam.


TATA CARA.


Adapun tata cara shalat hajat yang dikerjakan Mbah Moen sebagai berikut:


Pertama, mengerjakan shalat hajatnya sesudah ba’diyah maghrib. Sebahagian ulama mengatakan boleh dikerjakan pada siang hari hari Rabu terakhir di bulan Shofar.


Kedua, Lafadz dan niat.


اُصَلِّيْ سُنَّةً لِدَفْعِ الْبَلَاء اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لله تعالى


Niat di dalam hati, “ sholat sunnat untuk menolak bala 4 roka’at karena Allah Ta’ala.”


Atau:


Niat Sholat : Usholli sunnatan mutlaqotan / liqodloil hajati rokatainii lillaahi ta’ala.


Artinya : Aku berniat shalat mutlaq / hajat dua raka’at sunnat karena Allah SWT


Ketiga, kemudian baca surah Al-Fatihah.


Keempat, sesudah baca Fatihah, baca surah Inna A’thoina 17×, Qul Huwallahu Ahad 5×, Qul A’udzubirobbil Falaq 1×, Qul A’udzubirobbinnas 1×.


Kemudian roka’at kedua, ketiga dan keempat sesudah Fatihah sama dengan roka’at pertama.


USAI SHALAT.


Kemudian membaca surah Yaasin sekali. Ketika sampai pada ayat:


سَلاَمٌ قَوْلًا مِنْ رَّبِّ رَّحِيْمٍ


Maka ulangi 313× lalu teruskan Surah Yasinnya sampai selesai.


Lalu berdoalah dengan hal yang penting dari urusan dunia dan akhirat serta mintalah juga kepada Allah keselamatan dan kesejahteraan dalam dunia dan akhirat.


DOA USAI SHALAT


بِسْــمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ،

اَللّـٰـهُمَّ يَا شَدِيْدَ الْقُوٰى ، وَيَا شَدِيْدَ الْمِحَالِ ، يَا عَزِيْزُ ، يَا مَنْ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيْعُ خَلْقِكَ ، اِكْفِـنِيْ مِنْ شَرِّ جَمِيْعِ خَلْقِكَ ، يَا مُحْسِنُ ، يَا مُجَمِّلُ ، يَا مُتَفَضِّلُ ، يَا مُنْعِمُ ، يَا مُتَكَرِّمُ، يَا مَنْ لآَ إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْتَ ، اِرْحَمْنِيْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللّـٰـهُمَّ بِسِرِّ الْحَسَنِ وَأَخِيْهِ وَجَدِّهِ وَأَبِـيْهِ وَأُمِّـهِ وَبَنِيْـهِ اِكْفِـنِيْ شَرَّ هٰذَا الْيَوْمِ وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ . يَا كَافِيْ المهمات ويادافع البليات (فَسَـيَكْفِيْـكَهُمُ اللهُ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ) ، وَحَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آٰلِـهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ


Bismillahirrahmaanirrahim

Wa shalalaahu ta’aalaa ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihii wa shahbihii wasallam

allohumma yaa syadiidal quwwa wa yaa syadiidal mihal wa yaa ‘aziiz

Dzallat li’izzatika jamii’u khalqika

Ikfinii min jamii’i khalqika yaa muhsinu yaa mujammilu yaa mutafadllilu yaa mun’imu yaa mukrimu yaa man laa ilaaha illaa anta birahmatika yaa arhamarraahimiin.

Allahumma bisirril hasan wa akhihi wa jaddihii wa abiihi ikfinii syarra haadzal yaumi wamaa yanzilu fiihi ya kaafiyal Muhimmat waya dafi’al baliyyat (fasayakfiikahumullaahu wahuwassamii’ul ‘aliim) wa hasbunallohu wa ni’mal wakil walaa haula walaa quwwata illaa billahil ‘aliyyil ‘adzhiiim. Washallallahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi washahbihi wa sallam.


Artinya:

(Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Semoga shalawat dan salam Allah senantiasa tercurah pada junjungan kami, Nabi Muhammad saw, keluarga dan para sahabatnya.

Allahumma, Ya Allah, Tuhan Yang Maha Memiliki Kekuatan dan Keupayaan;

Ya Allah, Tuhan Yang Mahamulia dan karena Kemuliaan-Mu itu, menjadi hinalah semua makhluk ciptaan-Mu,

Peliharalah aku dari kejahatan makhluk-Mu;

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Baik Perbuatan-Nya; Ya Allah, Tuhan Yang Memberi Keindahan, Keutamaan, Kenikmatan dan Kemuliaan;

Ya Allah, Tiada Tuhan kecuali hanya Engkau dengan Rahmat-Mu Yang MahaPenyayang.


Allaahumma, Ya Allah, dengan rahasia kemuliaan Sayyidina Hasan ra dan saudaranya (Sayyidina Husein ra), serta kakeknya (Sayyidina Muhammad saw) dan ayahnya (Sayyidina `Ali bin Abi Thalib ra),

Peliharalah aku dari kejahatan hari ini dan kejahatan yang akan turun padanya;

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Memelihara, cukuplah Allah Yang Maha Memelihara lagi Maha Mengetahui untuk memelihara segalanya.

Cukuplah Allah tempat kami bersandar; tiada daya dan upaya kecuali atas izin Allah Yang Maha Tinggi lagi MahaAgung. 

Amin.


PENTING DIBACA.


Usai Shalat dll di atas. Bisa juga di tambahi di bawah ini


1. Tulis ayat di bawah ini pada kertas

2. Rendam kertas dalam air

3. Minum air dan buat mandi.


Khasiatnya: Diselamatkan dari marabahaya dan balak balak pada hari itu dan setahun ke depan.


1. سلام قولامن رب الرحيم

2. سلام على نوح فى العالمين

3. سلام على ابراهيم

4. سلام على موسى وهارون

5. سلام على إلياسين

6. سلام عليكم طبتم فادخلوهاخالدين

7. من كل امرسلام هي حتى مطلع الفجر


Penjelasan ini sumbernya adalah Kitab Kanzunnajah wassurur yang diijazahkan KH Hannan Ma’sum Kwagean Kediri dalam kitab Sullamul Futuhat.

0 Komentar