Tulisan ini adalah pengantar untuk sebuah buku kapita selekta yang berjudul _Rebutan Lahan di Pesisir Pantai Sumenep (Refleksi dan Kritik)_. Buku ini memiliki kontribusi yang sangat penting untuk memahami proses pembentukan agroekosistem tradisional di salah satu wilayah Indonesia, yakni Pulau Madura, dan tantangan transformasinya. Dengan pembahasan yang terutama difokuskan di Kabupaten Sumenep, buku ini mengulas karakteristik agroekosistem tegalan sebagai unsur utama ekologi budaya Madura, ancaman perubahan yang dihadapinya, dan berbagai respons masyarakat terhadap ancaman itu termasuk yang dialasi oleh motivasi keagamaan. 


*Pengantar*

*Memahami Ekologi Budaya Madura*

- Pembentukan Ekologi Budaya Madura

- Peran Penting Agama

*Transformasi Agraria-Lingkungan di Madura Dewasa Ini*

- Konteks, Pemicu dan Wujud Transformasi

- Berbagai Kuasa yang Di(salah)gunakan

- Dampak Multi-dimensi yang Ditimbulkan

*Respon Kolektif dalam Ragam Spektrumnya*

*Belajar dari Madura: Catatan Penutup*


Download file

0 Komentar